Rabu, 02 Januari 2013

Adab Majelis dan Tausiah


Adab-adab dalam Majelis
  • Membuka pertemuan dengan melafadzkan BASMALAH 
  • Bacalah Al-Quran secara tadarus
  • Dengarkan Al-Quran dengan baik (QS. Al A’raf: 204) 
  • Bacalah istiadzah sebelum membaca Al-Quran (QS. Al Hijr: 98)
  • Hendaklah berinfaq sebelum memulai perteuan (QS. Mujadillah: 12)
  • Janganlah membicarakan kemungkaran (QS. Al Mujadillah: 9)
  • berrlapang dada dalam majelis (QS. Al Hasyr: 11) 
  • Minta izin bila ingin meninggalkan tempat pertemuan (QS. An Nur: 62)
  • Jika ada yang memanggil dari luar, hendaknya ia menunggunya dulu (QS. Al Hujarat: 4-5) 
  • Jangan memperdebatkan isi Al-Quran (QS. Al Mu’min: 35-36) 
  • Diskusikanlah Al-Quran dengan baik dan penuh hikmah (QS. An Nahl: 125) 
  • Jika berselisih pendapat, hendaknya dikembalikan kepada Al-Quran dan Al Hadist yang shahih (QS. Al Furqon: 73) 
  • Pertemuan ditutup dengan membaca HAMDALLAH, ISTIGHFAR dan doa penutup Majelis
Doa Penutup Majelis
Subhanakallahumma wa bihamdika Asyhadu alaillahailla anta, astaghfiruka wa atuubuilaik
“Maha suci Engkau ALLAH dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada TUHAN melainkan Engkau”

TAUSIAH
Tiga hal yang membuat tertawa dan tiga hal yang membuat menangis
Salman Al Farisi ra pernah berkata: “ada tiga hal yang membuatku tertawa dan juga ada tiga hal yang membuatku menangis: aku tertawa melihat orang yang berangan-angan panjang dengan dunia padahal maut tengah mengejarnya, orang yang lengah sedang maut tak pernah lengah darinya, serta orang yang tertawa dengan mulut terbuka penuh sementara ia tidak tahu apakah perbuatannya itu mengandung amarah Tuhanya atau ridho Tuhannya. Dan aku menangis oleh tiga hal: berpisah dari orang-orang tercinta, yaitu Muhammad SAW dan para pengikutnya, dahsyatnya rasa sakit saat sakaratul maut, dan ketika dihadapkan Pemilik Alam Semesta, kala itu aku tidak tahu apakah tempatku di neraka atau disurga.
(Salman Al Farisi dalam riwayat Abu Nuaim di Al Hilya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar