Minggu, 16 Februari 2014

Hibridisiasi



MEKANISME PERBAIKAN MUTU GENETIK

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas bahan pangan melalui persilangan unit-unit plasma nutfah sampai memperoleh bibit unggul dilakukan pemuliaan hewan. Cara pemuliaan tersebut dilakukan dengan cara merakit keragaman genetik menjadi suatu bentuk yang bermanfaat bagi manusia. Hibridisasi atau penyilangan merupakan cara yang sering dilakukan manusia untuk memproses bibit unggul. Hibridisasi adalah proses pengawinan dua individu satu spesies yang mempunyai sifat-sitat yang berbeda dan biasanya dilakukan pada dua varietas. Adapun yang dimaksud dengan bibit unggul adalah hewan atau tumbuhan yang mempunyai sifat unggul, seperti cepat menghasilkan keturunan, tahan terhadap hama dan penyakit, produksi tinggi, rasa enak, masa produksi lama, dan adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Untuk memperbaiki keturunan ternak agar menghasilkan keturunan yang baik juga dilakukan dengan penyilangan. Agar menghasilkan keturunan-keturunan yang bergalur murni, ada beberapa cara perkawinan silang, yaitu sebagai berikut:

Pure breeding (silang murni) yaitu mengawinkan ternak jantan dan betina yang sama bangsanya berarti satu jenis dan satu varietas. Tujuan persilangan tersebut adalah mempertinggi silat unggul yang homozigot. 

ln breeding dilakukan dengan mengawinkan antara ternak jantan dan ternak betina yang masih ada hubungan kekeluargaan atau masih dalam satu garis keturunan. Jika hubungan kekeluargaannya sangat dekat disebut dengan close breeding (silang dekat).

Cross breeding (Silang luar),  adalah perkawinan ternak jantan dan ternak betina yang berbeda varietas dan bergalur murni atau berdarah murni. Tujuan persilangan tersebut adalah untuk mendapatkan ras baru yang memiliki sifat yang lebih menonjol. 

Up breeding merupakan penyilangan antara ternak jantan yang sudah diketahui keunggulannya dengan ternak betina setempat. Persilangan tersebut bertujuan untuk memperbaiki mutu ternak rakyat. Biasanya ternak jantan didatangkan dari luar negeri.

Untuk mempermudah pelaksanaan dan menghemat biaya, dapat dilakukan dengan inseminasi buatan (kawin suntik). Selain dengan hibridisasi, untuk memperbaiki mutu genetik dapat dilakukan dengan seleksi, mutasi, penyinaran radioaktif, transplantasi gen, dan kultur jaringan.
 



EVOLUSI



PENGERTIAN EVOLUSI

Evolusi adalah proses perubahan yang berlangsung sedikit demi sedikit dan memakan waktu yang lama. Proses ini terjadi akibat seleksi alam pada variasi gen dalam individu dari suatu spesies yang menghasilkan perkembangan spesies baru. Segala makhluk hidup yang sekarang ada dan ditemukan di dunia ini adalah hasil perkembangan berangsur-angsur pada masa silam. Ada dua macam evolusi, yaitu evolusi progresif dan evolusi regresif. Evolusi progresif adalah evolusi yang menuju pada kemungkinan dapat bertahan hidup (survive). Adapun evolusi regresif (retrogresif) adalah evolusi yang menuju pada kemungkinan punah.

Pandangan para Ahli tentang Evolusi
Pada tahun 1859, seorang sarjana ilmu pengetahuan alam yang bernama Charles Robert Darwin dianggap sebagai pencetus ide evolusi setelah menerbitkan buku dengan judul On the Origin of Species by Means of Natural Selection dan mendapat julukan sebagai Bapak Teori Evolusi. Allred R. Wallace sarjana dari lnggris, secara terpisah mengembangkan pemikirannya dan menghasilkan konsep yang sama dengan pikiran Charles R. Darwin.
Selanjutnya, Joseph Hooker menggabungkan tulisan Charles Robert Darwin dengan Alfred R. Wallace menjadi sebuah judul baru, yaitu On the Tendency of Specialto Form Varieties; and On the Perpetuation ot Varieties and Species by Natural Mean of Selection. Daerah yang di observasi oleh Wallace adalah wilayah di Asia termasuk di lndonesia dan Brasil. Pada saat itu, Wallace mengirimkan buku karangannya kepada Darwin dengan judul On the Tendency to Depad lndefinitely From the Original type berisi pokok-pokok utama teori evolusi yang persis seperti yang dikemukakan oleh Darwin. Padahal, keduanya tidak pernah berdiskusi tentang penelitian mereka masing-masing. Berarti, teori evolusi yang dikemukakan Darwin telah diperkuat oleh hasil penelitian ilmuwan yang lain. Ahli lain yang dianggap mengilhami C.R. Darwin tentang evolusi adalah Jean Baptiste Lamarck. Ia seorang biologiwan Prancis yang mengemukakan gagasan tentang evolusi yang ditulis dalam buku “Philosophie Zoologiqud”. Buku tersebut mengandung arti sebagai berikut.

  1. Alam sekitar (lingkungan) berpengaruh terhadap sifat-sifat yang diwariskan. 
  2. Sifat-sifat yang didapat akan diwariskan kepada keturunannya.
  3.  Organ yang digunakan akan berkembang, sedangkan yang tidak digunakan akan mengalami kemunduran.